Dalam mengajar, guru harus pandai menggunakan pendekatan secara arif dan bijaksana, bukan sembarangan yang bisa merugikan anak didik. Pandangan guru terhadap anak didik akan menentukan sikap dan perbuatan. Setiap guru tidak selalu mempunyai pandangan yang sama dalam menilai anak didik. Hal ini akan mempengaruhi pendekatan yang akan guru ambil dalam pembelajaran. (Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, 2010: 53-54).
Oleh sebab itu, pendidik harus benar-benar memperhatikan dengan baik apa yang dibutuhkan oleh siswa, bagaimana keadaan lingkungan belajar siswa dan keperluan siswa akan pembelajaran dalam bentuk seperti apa yang dapat mempermudah siswa dalam menyerap pelajaran yang diberikan oleh guru. Hal ini sudah sejalan dengan otonomi proses pendidikan yang sudah diberikan oleh pemerintah, dengan tidak mengintervensi kurikulum yang digunakan di sekolah. Jadi, seorang guru dapat menggunakan sebuah pendekatan sesuai dengan kebutuhan dan sarana dan prasarana yang ada di sekolah.
Pendekatan pembelajaran menjadi sebuah cara yang layak untuk benar-benar dipikirkan dengan matang oleh guru selaku motor penggerak utama dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan hasil yang baik tidak bisa dilakukan dengan semena-mena, seorang guru harus mengerti dengan baik bagaimana ia mesti berdiri di depan kelas sebagai tokoh utama yang menyalurkan sebuah pengetahuan kepada anak didik, tentunya dengan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan sekolah, siswa dan lingkungan belajar.
Assalamu'alaikum Kang
BalasHapuswah sampean mengingatkan aku 93 -98 pernah ngajar di SMA. Benar Kang bahwa salah satu yang harus diperhatikan oleh guru adalah pendekatan. Mengajar tidak hanya menstransfer ilmu tapi menciptakan suasana yang bisa diterima dengan baik oleh anak didik. SIswa menjadi merasa membutuhkan kehadiran kita, dan ketika itu sudah terjadi maka kesan mendalam dalam proses belajar mengajar akan mudah tercapai
Waalaikum salam, lho kok ndak ngajar lagi, ada gerangan pak?
BalasHapuskunjungan perdana sob, salam kenal :D
BalasHapusSalam kenal kembali .....
BalasHapusberat yah jadi guru itu??? selama ini saya kira mudah.....
BalasHapushmmm....
oot:
btw mau ikutan proyek saya ga??
buka http://emmanuelthespecialone.blogspot.com/2011/02/mari-berbuat-suatu-buat-anak-anak.html
salam sobat
BalasHapusbenar, kalau Guru dengan cara penedekatan dalam pembelajaran sebagai motor penggerak utama.
Setuju sekali, saya sebagai tenaga pengajar juga melakukan hal-hal diatas... cuma terkadang jadi beban moral juga... kenapa... karena jadi tahu permaslaahan keluarga mereka... mungkin karena terlalu kedekatan kali ya... atau mereka sudah terlalu terbuka menganggap saya lebih dari hanya sekedar guru :)
BalasHapuswah .. iya mas.. mencoba menyenangkan di mata siswa ..tapi tidak keluar dari tujuan yaitu berbagi ilmu dan mencoba untuk menjadi teladan ...
BalasHapusterima kasih infonya
Iya guru itu sebaiknya akrab dan down to earth sama murid, paling males kalau ada guru yang kayak punya jarak sama muridnya. *takut disumpahi guru-guru* Begitu..
BalasHapusHmm..seandainya semua guru punya pendekatan seperti itu, Insya Allah pendidikan Indonesia makin maju.
BalasHapusjadi ingat filmnya : Dead Poet Society
setuju....
BalasHapusSebenarnya udah ada belum sih aturan baku pendekatan dalam belajar? Cara pendekatan yang sesuai dgn standard itu seperti apa ya?
BalasHapussetuju kawan
BalasHapusdan itu juga berlaku untuk semua guru
hal itu menyebabkan siswanya nyaman menikmati pelajaran
Memang secara psikologis, anak didik akan lebih menyukai mata pelajaran kalo gurunya disukai dan punya pendekatan yg seperti itu..
BalasHapuskonon utk saat ini pendekatan yang dianggap terbaik adalah pendekatan konstruktivisme, mas ruby, yang memberikan kesempatan kepada peserta didik utk mengkonstruksi pengetahuan baru berdasarkan pengalaman belajar yang mereka peroleh dari proses pembelajaran.
BalasHapusmenjadi pemeran utama di depan kelas membutuhkan sumber daya yang berwawasan luas dengan rasa mendidik yang besar.
BalasHapusseharusnya setiap pengajar memiliki sense of belonging untuk setiap siswanya, jadi pendekatan belajar yang diberikan bisa tepat sesuai individu siswanya.. karena tipe siswa ada yang visual, auditori, atau kinestetik kaan
BalasHapusSalam persohiblogan
BalasHapusBaru update dan BW lagi nih daku
Semoga para guru bisa mengerti dan menjalankan ini :)
salam persahabatan
BalasHapuspostingan yang bagus
sukses selalu ya
kalau gak sesuai kurikulum sebenernya boleh gak mas?!?!?
BalasHapusbegitu beratnya tugas seorang guru karena itu patutlah kita hargai perjuangannya
BalasHapusPendekatan seorang guru dalam mengajarkan muridnya sangatlah penting bagi keberhasilan proses mengajar-belajar.
BalasHapusSelain itu dukungan orang tua pada proses tersebut sangat diperlukan.
bener banget mas........susah lho, makanya saya gakmau ajdi guru....hehehe
BalasHapusBW di tengah malam
BalasHapusmencari kopi dan sebatang rokok
salam persahabatan bloging
BalasHapusmantabs pendekatan individu to all in. guru pun sekaligus belajar sangat luar biasa