Tahukah bahwa kita mungkin tidak akan pernah dapat berjalan jika waktu kecil dulu kita begitu memikirkan dan benar-benar dikalahkan oleh rasa takut jatuh dan tersungkur. Tetapi, jika memang anda sekarang dapat berjalan, berarti anda adalah orang yang pada masa awal perkembangan dulu adalah orang-orang yang dapat mengalahkan rasa takut. Rasa takut ini akan terus menjadi daya penghambat perkembangan kita, bukan hanya perkembangan yang dapat dilihat, seperti dari tidak bisa berjalan menjadi bisa berjalan. Tetapi rasa takut akan terus menghantui kita sampai pada detik-detik akhir hidup kita, dan perasaan seperti ini akan semakit dekat dengan kita mana kala kita berada pada posisi harus memilih diantara dua pilihan, ya, hanya dua.
Iya, untuk mencoba dan tidak begitu terbawa dengan rasa takut akan kegagalan. Atau lebih memilih tidak, dan kita akan benar-benar terjerumus pada kebekuan hidup, berhenti, mandeg, statis, dan orang akan menganggap kita sudah mati meskipun raga kita masih hidup.
Mencoba sesuatu yang baru itu perlu, bukan menganjurkan untuk selalu berspekulasi, tetapi, jika perhitungan kita sudah matang akan sesuatu hal, maka jangan pernah surut dan mundur ke belakang. Cobalah!, jalani dengan sepenuh hati, kerja keras dan keyakinan.
*Gambar diambil dari www[dot]parenting[dot]co[dot]id
You'll never know if you'll never try..
BalasHapusemang kalo nggak dicoba nggak bakalan tau.
MAri hidupkan semangat mencoba!!
#yang positif tapinya
Yups..... setuju, memulai sesuatu yang baru harus dimulai dari sekarang.
BalasHapusSalam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
Setuju... :)
BalasHapuskita selalu harus mencoba sesuatu yang baru...
BalasHapusnice post bosv :D
um ... benar juga :)
BalasHapuskalo ga dicoba mana tahu kita bisa :)
Sesuatu yang baru gak harus benar2 baru dan belum pernah ada. Tapi bisa juga sesuatu yang pernah ada tetapi inovasi berperan untuk sesuatu yang lebih baru.
BalasHapusHarus nyoba semua, tapi kalo enggak cuku waktu ya belajar dari pengalaman orang lain aja.
BalasHapuswah benar juga ya, dulu waktu kecil, kita berani banget tanpa ada rasa takut sedikitpun kalo jatuh, meski kalo jatuh kita juga menangis.
BalasHapusmakasih sob atas motivasinya.
Bali Villas Bali Villa
wah benar juga ya, dulu waktu kecil, kita berani banget tanpa ada rasa takut sedikitpun kalo jatuh, meski kalo jatuh kita juga menangis.
BalasHapusmakasih sob atas motivasinya.
Bali Villas Bali Villa
butuh nyali besar memang untuk bisa hidup maju dan bertahan ... merubah 'main set' rasanya tidak mudah, tapi kadang itu akan jadi pintu utama untuk bisa merubah keadaan...
BalasHapusSalam persohiblogan
BalasHapusLama tak nongol di dunia penuh warna ini
Berani mencoba dan tidak takut gagal adalah modal yang baik untuk sukses :)
Tapi tentu saja dengan kematangan perhitungan :)
sebuah semangat pantang menyerah
BalasHapustetap semangat..
sedj
Belajar dah menjadi kewajiban setiap insan.. jadi mari sama-sama belajar..!!
BalasHapuslebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.. berani mencoba, berani ambil resiko, berani sukses. sip lah sob.
BalasHapuskatanya sih orang yang takut mencoba itu orang yang nggak tau kalau resiko itu bisa dihitung dan diperkirakan. Padahal dalam apapun...resiko terburuk bisa diprediksi...jadi kalo kita coba dan ternyata gagal kita udah disiapkan sebelumnya...gitu gak? :D
BalasHapusyupz,kita tidak pernah tau jika tidak pernah mencoba..
BalasHapusjadi jangan takut untuk mencoba,resiko belakanganlah :)
kalau tidak pernah mencoba kapan kita akan bisa,bener kan sob....he3
BalasHapusada awards di blog saya kalau berkenan silahkan ambil....
Sesuatu yang tidak mungkin hanyalah karena belum dicoba. Dan yang biasanya menghalangi kita untuk mencoba sesuatu adalah rasa takut. Seperti rasa takut saya pada jarum suntik, hehe...
BalasHapusKita memang harus berani mencoba. Supaya tahu hasilnya. kalaupun gagal semua itu merupakan proses pembelajaran. Kita tetap harus optimis.
BalasHapusSaya termasuk golongan orang yang cukup bonek alias bondo nekat, karena selalu bilang "saya akan coba" atau "saya tidak bisa bilang tidak bisa sebelum mencoba" tapi tentunya untuk hal-hal yang sekiranya memang saya mampu...karena saya tahu sampai di mana batas kemampuan saya.....
BalasHapus